Oleh: ukimedia | Juni 29, 2007

Otak Istiqamah vs Otak Istirahat

Adalah perintah istiqamah yang membuat Rasulullah saw beruban. “Syayyabatni Hudun wa akhawatuha”. (HR Tirmidzi, Hakim & thabrani). Ia adalah gerak yang tak kenal henti. Ia adalah keteguhan tak kenal menyerah. Ia adalah bukti kejujuran pengakuan siapa pun yang mengaku bertuhan Allah. Dengan izin Allah tangan-tangan dingin para pendidik telah berhasil membangun generasi yang menjadikan kerja keras sebagai menu sehat dan pengorbanan sebagai obat.

Seorang pejuang selalu siap dengan perlengkapan dan bekalnya, memusatkan secara penuh seluruh perhatian dan fikirannya, menguasai seluruh penjuru diri dan relung hati. Bila dipanggil selalu dating dan bila diseur selalu merespon. Dating-perginya, cakap-tuturnya, sungguh-sendanya, tak melampaui medan yang telah ia pilih dan siapkan dirinya”.

Ia tak menjangkau kecuali kepentingan dimana ia wakafkan seluruh hidup dan ambisinya, yaitu berjihad di jalan-Nya. Nampak dalam guratan wajahnya, terpancar dari kilatan matanya dan terdengar pada kalimat-kalimat lisannya, semua indicator kesungguhan yang lekat dan kepedihan yang dalam, berkobar dalam hatinya dan memenuhi dirinya.

“Adapun pejuang yang tidur sepenuh kelopaknya, makan sepenuh mulutnya, tertawa sepenuh kerongkongannya dan menghabiskan waktunya dalam main, gurau, amal sia-sia dan gelimang nafsu, sangat jauh dari keberhasilan dan tak tertulis dalam barisan pejuang” (majmu’ah Rasail)

 

(Pilar-Pilar Asasi “Bersama Al-Haq dan Ahlul Haq” : KH.Rahmat Abdullah)

by : Karim


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: