Oleh: muliaok | Juli 1, 2008

MENGAPA SLALU IKHWAN YANG MENGALAH…..

narsis memang, tapi apa mau dikata. ketika dakwah butuh kedewasaan para pelakunya, maka sabar dan tawakal adalah solusinya. dan satu lagi,harus rajin mengalah(….mengalah bukan berarti kalah lho..) ?mungkin ini dikaitkan dengan kondisi kita di jama’ah ini. Di saat adik-adik kita sekarang (yang imut-imut itu…) sedang dalam suasana yang “..high voltage..” saya kira butuh keteladanan dan kedewasaan dari para qiyadahnya!! jangan terus dihadapi dengan sikap yang sama. saya berprasangka baik kepada mereka bahwa mungkin mereka belum paham..jadi jangan terus di artikan mereka itu keras kepala, tapi tolong lebih di artikan bahwa mereka belum paham saja.(beres kan..gitu aja kok repot).Kepada qiyadah di masing-masing bidang untuk bisa lebih dewasa dan seharusnya antum lebih dewasa lagi GITU YA..!! saya yakin bahwa mereka besikap seperti itu karena sebelum menerima sesuatu,mereka harus yakin akan kebenarannya, jadi tugas kita untuk lebih BISA lagi dalam memahami para jundi kita. ada sebuah resep ketika seseorang ingin dikatakan telah dewasa yaitu ” paksakan diri kita untuk bisa memahami orang lain, dan jangan paksakan orang lain untuk memahami kita”….dan pada intinya kelemahan kita ketika menghadapi sebuah masalah lebih dikarenakan ilmu/pengetahuan kita yang masih terbatas..jadi ketika masalah datang kita mbelum memiliki referensi ilmu/pengetahuan yang banyak..akibatnya seringkali menghadapi masalah dengan emosi. jadi, mari kita menambah lagi ilmu/pengetahuan kita. sehingga setiap persoalan dan permasalahan yang kita hadapai insya allah BERES….SIIIP!!

APA PELAJARAN YANG DAPAT KITA AMBIL…..? yang bisa jawab minimal dapat nilai B.(he…he kaya kuliah aja ya???) insya allah karena mereka masih lugu, mereka masih meraba, masih gamang dengan kehidupan barunya(di JASHTIS).maka mereka butuh perhatian lebih,Kepada siapa ia diperhatiankan lebih dahulu maka kepada siapa itu pula ia mengikut. Arahkanlah mereka (yang jelas kepada kebaikan YA)……niscaya suatu hari (jika Allah berkenan) ia akan menjadi generasi yang mengikuti kebaikan yang engkau tebarkan!

Dan untuk permasalahan yang kita hadapi saat ini anggaplah sebagai sebuah bumbu dalam aktivitas jama’i kita di JASHTIS! jangan anggap sebagai sebuah masalah besar..ENJOY AJA LAGI!

untuk terakhir kalinya, permasalahan dakwah sekarang ini semakin kompleks! umat masih membutuhkan kehadiran kita…

Jika dakwah adalah jalan yang panjang. Jangan pernah berhenti sebelum menemukan penghujungnya.
Jika dakwah bebannya berat, jangan minta yang ringan. Tapi mintalah punggung yang kuat untuk menopangnya.
Jika pendukungnya sedikit, Maka jadilah yang sedikit itu” (ngutip sedikit dari mas hasdi putra…)

SO THE FIGHT MUST GO ON….ALLAHU AKBAR!!!

NB : yang kerasa, saya mohon maaf ya …


Responses

  1. Permohonan maaf diterima
    tapi…………,
    permasalahan baru telah muncul
    dan………….,
    tak kan terlupakan
    SIIIIP lah !!!

  2. SETUJU….KAMI SANGANT HARAPKAN BIMBINGAN DAN ARAHAN DAN SERTA KETELADANAN YG MULIA BERSIH DAN SUCI DARI AMBISI PRIBADI,NAFSU,DAN KEPENTINGAN DUNIA…!!!
    SANGAT SULIT DAKWAH INI BERJALAN SEREMPAK TANPA ADA KETELADANAN DAN KEWIBAWAAN…
    KAMI SEMUA MENUGGU ANTUM AKHI WA UHKTI…

  3. “Syekh Ibnu Taimiyah berkata, “Dengan sabar dan yakin, kepemimpinan (imamah) dalam keagamaan bisa diraih

  4. selayaknya bagi jiwa2 yg mengazamkan dirinya di jalan ini, menjadikan dakwah sebagai laku utama

    dialah visi..dialah misi…dialah obsesi…dialah yang menggelayuti di setiap desahan nafas

    dialah yang kan menghantarkan jiwa2 ini kepada ridha dan maghfirah tuhannya kelak

    kutip: iziz”sang Murabbi”

  5. Knapa sih judulnya mesti itu(ikhwan yg mengalah)?!
    Seolah olah yang jadi obyeknya akhwat githu…
    Padahal kan sering jg akhwat yg ngalah.Juga,sering,yang muda ngalah ma ke-Kaku-an yg tua.
    Sy,dan banyak ank2 lainnya mang masih high voltage,dan bahkan kami pikir bakalan terus high voltage.Tapi itu berguna kan?!
    Buat ngimbangin ke-Low voltage-an kalian(yg ngrasa ja…)
    Intine,Sama2 ja lah,memperbaiki diri

    NB:Permohonan maaf “sedikit” diterima
    Piss : )

  6. kok judulnya mirip judul lagu? ^^
    dan kenapa saat saya baca isinya kok rada ga nyambung dengan judulnya?
    kan engga ngebahas melulu ikhwan kan?

    jadi ingin membahas ttg ikhwan nih..boleh ga ya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: