Oleh: afifokey | Desember 13, 2008

Ketika kakinya menginjak SURGA

Imam Ahmad bin Hambal ditanya, “Kapan seorang hamba bisa istirahat?”
Beliau menjawab, “Ketika kakinya menginjak syurga.”
Allah menciptakan manusia dengan segala kekurangan dan kelebihan.
Dengan ketidaksempurnaannya itu, manusia memang wajar melakukan alpa
dan kesalahan. Allah tidak mungkin membebani seseorang di luar kadar
dan batas kemampuannya yang tidak sempurna itu. Setiap orang pasti
akan merasa lemah dan lelah ketika ia telah melakukan banyak
aktifitas. Setiap orang pasti akan merasa sakit manakala dizalimi.
Setiap orang pasti merasa kecewa, resah dan gundah bila mengalami
keadaan yang tidak sesuai dengan harapannya. Setiap orang pasti merasa
khawatir dan takut terhadap bahaya yang akan mengancamnya. Begitu
seterusnya.
Dr. Muhammad bin Hasan bin Aqil ketika membahas jatuh dan lemahnya
orang-orang kokoh, memasukkan uraian di atas sebagai sebab yang tidak
mungkin hilang dair manusia. Sebagaimana sahabat Rasulullah dahulu
merasa tertekan, kecewa, sakit, ketika menghadapai tekanan orang-orang
kafir Quraisy di Makkah. Sebagaimana Khabbab bin Art terseok-seok di
hadapan Rasulullah saw dan memohon kepadanya untuk berdo’a kepada
Allah, agar Allah segera menurunkan pertolongan-Nya. Bahkan
sebagaimana Rasulullah melaporkan ketidakberdayaan di hadapan Allah
saat menghadapi pasukan kafir dalam perang Badar. Allah takkan
membebani seseorang melebihi kadar kemampuannya, dan karenanya Allah
memaafkan keadaan-keadaan tersebut.

Tapi Saudaraku,
Tingkat kelemahan, lelehan, kesakitan, kekecewaan, keresahan,
kekhawatiran, dan ketakutan orang itu berbeda-beda. Ada yang masih
berada dalam pagar toleransi, ada pula yang menerabas batas yang
wajar. Hanya keimanan yang membedakannya. Suatu ujian yang sama berat
kesulitannya, bila dihadapi oleh dua orang yang berbeda, maka reaksi
kedua orang itupun akan berbeda. Kurang lebih seperti itu kesimpulan
yang dipaparkan Muhammad Ghazali rahimahullah.


Responses

  1. Ya Alloh, risalah-risalah ini amat baik, semoga ada perubahan akhlak manusia setelah membaca risalah ini, Amin….aku izin ngutip ini om


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: