Posted by: ukimedia | Mei 13, 2008

Ternyata…… “ UKI JASHTIS ” bisa juga

Melihat judul tersebut mungkin anda akan bertanya-tanya. Ada apa dengan UKI “JASHTIS”?. Mau tahu beritanya. Ini lho beritanya

Islam tidak hanya mengajarkan tentang hal-hal yang berbau Akhirat, tapi Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk selalu semangat dalam menjalani kehidupan dunia. Di dalam Islam ada konsep Tawazun atau keseimbanga.n. dimana dalam menjalani hidup di dunia ini harus seimbang antara dunia dan akhiratnya.

Dalam mengaplikasikan konsep Tawazun tersebut“ UKI JASHTIS ” kemarin hari senin 11 Mei 2008 di undang untuk menghadiri kejuaraan FUTSAL antar LDK [ Lembaga Dakwah Kampus ] yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Masjid UIN Sunan Kalijaga. Dimana dalam laga perdana yaitu menjamu UGM, team FUTSAL “ UKI JASHTIS ” dapat memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Pertandingan tersebut dimulai pada pukul 09.00. Walaupun kejuaraan berlangsung pada saat sinar matahari sedang memancar , akan tetapi semangat kedua team tetap menggebu-gebu.

Karena memenangkan laga perdana maka team FUTSAL “ UKI JASHTIS ” secara otomatis masuk ke babak selanjutnya yaitu babak final.Maka untuk itu dukunglah team FUTSAL “ UKI JASHTIS ” dengan dukungan moril dab spiritual agar menjadi Winner……by jashtis.org

Tags: , ,

Posted by: muliaok | Mei 9, 2008

Inilah Jalanku……..

Kubiarkan berbagai komentar itu menghantui hari-hariku, memenuhi relung jiwa nan kian mendesah payah karena rasa psrah atas kehendak yang Maha perkasa.

Mengiring langkah penuh pasti menggapai keingingan dan keyakinan yang kian membumbung.

”Antum tu kebanyakan yang diemban, coba konsen pada kepentingan sendiri…”

Terus dan terus kubiarkan masukan itu masuk ke telinga memenuhi gendang telinga dan diolah oleh tulang-tulang pendengaranku, namun tak sekalipun kuijinkan ia menembus otak melampaui hati untuk menjadi sebuah ungkapan kekecewaan. Sama sekali aku tak perkenankan.

Inilah jalanku…………….

Aku sedemikian bahagia melaluinya, menjalani hari demi hari dengan kelelahan yang kian bertambah. Tapi……………justru dengan kelelahan itulah semangatku masih tetap ada. Dengan jalan ini pula aku memiliki harapan yang banyak demi masa depanku, demi sebuah keyakinan akan pertolongan Allah dan demi sebuah imbalan luar biasa untuk bisa berkumpul dengan para syuhada. Sungguh, ini belum apa-apa dan belum seberapa dibandingkan apa yang telah dilakukan dan diberikan para sahabat kepada dan untuk islam. Apa yang aku pilih untuk aku tunaikan sebagai kewajibanku bukanlah suatu karya besar jika dibandingkan karya-karya para sahabat yang dijamin syurga untuknya tersebut.

Inilah jalanku……………..

Yang kuharap mampu mengantarkan langkah kakiku menuju singgasana keridhoanNYA, menatap wajahNYA tanpa hijab. Supaya diberiNYA aku kesempatan berkumpul dan bersilaturahim bersama sahabat, syuhada para anbiya dan kekasih-kekasihNYA tercinta. Sebagian di antara mereka berucap ”Apa dengan mengorbankan study sebegitunya? Menghabiskan waktu untuk amanah dakwah yang tak kunjung mereda? Sampai kapan akan begitu terus?” kata mereka. Bagaimanapun juga aku menghargai kepedulian mereka kepadaku dengan mengingatkan aku, tapi inilah jalanku……………..jalan dakwah yang kupilih untuk mendampingi perjalanan hidupku yang tidak jauh lebih berharga dibanding hari sesudah kematianku.

Pada dasarnya banyak pilihan bagiku………….

Bila aku mau, aku bisa memilih untuk meninggalkan sama sekali amanahku di luar yang tidak hanya satu untuk hanya menekuni kuliahku. Bisa saja aku menghabiskan waktuku 24 jam di perpustakaan untuk menelan sekian banyak buku menjadi bagian dari kesuksesan studyku, menjadi seorang yang berkutat dengan program-program komputer. Tak sulit bila aku ingin memilih undur diri dari wajihah ini dan itu untuk berkonsentrasi penuh dengan studyku. Sungguh, itu adalah satu pilihan yang ada di depan mataku.

Namun aku meyakini…………….

Bahwa ketika Allah memberikanku nilai D yang artinya tidak lulus maka Allah sedang mengujiku karena aku dianggap mampu menghadapi ujian itu. Pun ketika Allah menjadikan satu dari sekian banyak mata kuliahku bernilai E dan lantaran itu aku menjadi harus memperpanjang masa kuliahku satu tahun lagi, maka aku tancapkan dalam hatiku bahwa itu semata-mata bukan karena amanahku di dalam dakwah, tapi hanya karena IA ingin menguji aku dan dianggap aku mampu. ”Bisa jadi antum disuruh Allah menuntaskan amanah yang belum kelar” begitu ungkap satu orang ikhwah dekatku.

Aku menghargai mereka………..

Yang memilih menghilang dari peredaran dakwah lantaran kesibukannya di dakwah semester lalu telah menyita waktunya sehingga tidak sempat belajar lagi (versi dia). Dengan hanya berkonsentrasi belajar ia berharap bisa lulus segera dan ”NANTILAH” bila sudah lulus saya akan berkontribusi di dakwah. Yah………….itu adalah pilihannya dan aku menghargainya, tapi tidak begitu dengan aku. Karena aku berfikir bisa jadi usiaku tidak menyampaikanku pada kesuksesan cita yang kuinginkan, lantas dengan alasan apa aku menunda kontribusiku demi menunggu waktu aku menggapai cita-cita studyku? Sungguh tak ada alasan bagiku.

”Jangan menjadi lilin? Apa dengan mengorbankan kepentingan sendiri begitu?”

Aku berpikir memang dengan ungkapan itu, jangan-jangan aku memang telah menjadi lilin yang berusaha menerangi orang lain tapi aku leleh perlaham. Tapi, kembali kesadaranku berbicara bahwa ungkapan itu jangan-jangan juga hanya sebagai alasan keMANJAanku saja. Bukankah Abu Bakar menyumbangkan seluruh hartanya untuk jihad dan hanya meninggalkan Allah dan RasulNYA untuk keluarhanya? Apakah itu kita bilang sebagai mengorbankan kepentingan sendiri? Apakah Abu Bakar kita sebut sebagai lilin?? Tidak bukan????Sedemikian besar yang para sahabat korbankan dan tak satupun yang ditegur rasul lantaran alasan ”Kamu jangan mengorbankan dirimu” tidak…………sama sekali tidak. Nah…..kita?? sedikit-sedikit kita bilang, ”jangan terlalu berkorban sebegitunya”……………kok bisa gitu lho!!! Aku merasa malu sendiri dengan ungkapan itu. Sebuah upaya mencari pembenaran agar bisa bermanja dan tidak terlalu banyak berkorban. Naudzubillah!!! (Afwan ini pandangan subyektif saya)

Inilah jalan yang kupilih…………

Dengan jalan ini pula semangat di otakku masih bisa disetting untuk terus bersemangat. Dengannya pula kakiku mampu melangkah ke tempat-tempat yang secara logika aku enggan menggapainya lantaran jauh dan susah. Dengan jalan ini pula aku mampu bergaul dan tersenyum kepada banyak orang karena mengharap mereka menjadi bagian dari penghuni syurga. Dengan jalan ini pula aku mampu memberikan banyak penjelasan ketika orang tuaku memaksakan sesuatu. Sungguh…..di jalan ini pula aku banyak belajar menjadi seorang yang tangguh, tsabat serta sabar menghadapi berbagai karakter yang secara nalar aku sudah tak bisa menghadapinya.

Inilah jalanku………….

Dan tak kan kubiarkan siapapun mengecoh langkahku dari jalan ini.

TULISAN INI SAYA DAPATKAN DARI BINCANG_BINCANG SAYA DENGAN SEORANG AKTIVIS. DENGAN MENULISKANNYA SAYA BRHARAP MEMILIKI KEYAKINAN SEBAGAIMANA YANG IA UNGKAPKAN (Seperti yang saya tuliskan; keyakinan tentang jalan yang ia pilih)

source : kammi.or.id dengan beberapa perubahan pada redaksi

Posted by: muliaok | Mei 9, 2008

DI MANA KOMITMENMU!!!

“Afwan ukhti, Afwan akhi ana bisa saja membantu amanah di tim ini tapi ana tidak usah dimasukkan dalam tim ya”
“Akhi, ana banyak amanah di lain jadi untuk di sini saya bantu-bantu saja ya tidak usah dimasukkan dalam tim”

Dua ungkapan menghiris hati yang kian kelu menyaksikan betapa kualitas dakwah kian hari kian menurun. Menginsafi betapa amanah teremban di pundak yang kian lelah. Di sisi lain tak jua bisa dielakkan bahwa dakwah ini tak bisa diistirahatkan meski hanya sekejap. Lantas…?????bagaimana mungkin kemenangan akan kita raih bila ternyata komitmen kita, para aktivis dakwah masih sedemikiannya???jangan-jangan kita penyumbang aset terbesar atas tertundanya kemenangan dakwah yang kita impikan.

Ikhwah fillah…………

Bisa jadi kita tidak menyadari dan menganggap remeh serta sekedar mencari aman dengan ungkapan seperti di atas. Seolah kita merasa tidak terbebani dengan mengungkapkan bahwa kita tidak berada di dalam lingkaran secara langsung. Tapi dengan mengatakan bahwa siap membantu seolah kita adalah orang yang sangat bertanggung jawab. Padahal????Betapa tersimpan satu sikap yang picik (menurut saya) dalam ungkapan itu dan betapa terkesan bahwa kita bukan orang yang bisa bertanggung jawab atas amanah. Kita hanya mau mengekor tanpa mau memegang kendali amanah tersebut.

Melemahnya komitmen……

Gambaran yang sangat jelas membuat semakin ketir hati bahwa kehancuran dakwah seolah di depan mata dan yang paling menyakitkan bahwa penyumbang terbesar kehancuran itu adalah dari para aktivis dakwah sendiri. Tak jarang waktu-waktu kegiatan yang kita agendakan harus mundur setengah sampai satu jam lantaran belum ada yang nongol, sampai-sampai panitia sekalipun. Naudzubillah……entah virus apa yang tengah menghinggapi setiap benak ikhwah aktivis kita kali ini.

Tak bisa mengharap kemenangan…..

Bagaimana malunya kita kepada Allah untuk menengadahkan tangan memohon kemenangan sementara komitmen kita terhadap dakwah ini sedemikian lemah. Tidakkah kita merasa malu atas apa yang kita pinta????

Komitmen yang melemah…….

Sampai kapan???????????????
(hepar)
source : kammi.or.id dengan beberapa perubahan pada redaksi

Posted by: ukimedia | Mei 7, 2008

Islamic City in the Kuffah

Tahu Nggak kalau UMAT ISLAM punya semacam peninggalan berupa sebuah kota pendidikan ……..kalau di zaman sekarang bisa disandingkan dengan Yogyakarta ( katanya sich DJogjakarta, by the way kota apakah itu?

Pingin Tahu lebih lanjut kota apaan itu….. ini dia kotanya….

Tags: , , ,

Posted by: ukimedia | April 19, 2008

Konspirasi Yahudi Laknatullaah

anti israelSurah Al-Baqaroh 2:120 Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

George Bush Jr. A Skull & Bones Anti-Catholic Freemason Surrounded by Apron Wearing Freemasons in Texas (2000 A.D.)

“Bajak Laut” (Skull n Bones) di Panggung Politik Amerika Kamis, 24 Mei 2007 : Sedikit orang tau, bahwa para penguasa Paman Sam, adalah orang-orang aktif dalam perkumpulan rahasia. Diantaranya dari klan dengan lambang “bajak laut’

Suatu kali pada masa kompanye pemilu presiden AS 2004, pada 9 Februari, di program NBC yang bertajuk “Meet the Press”, George W. Bush dan John F. Kerry mendadak ditanya moderatornya, Tim Russert, tentang keanggotaan mereka di Skull and Bones . “It’s so secret we can’t talk about it,” jawab presiden Bush singkat. Sementara senator dari Massachusets ini, John Kerry, menjawab, “I wish there were something secret I could manifest…” (DFP, 11/4/2004/The Secret Society That Unites John Kerry and President Bush ).

Bush dan John Kerry hanya dua dari sekian banyak para Bones, sebutan akrab buat anggota pria perkumpulan rahasia ini selain Knights of Eulogia dan Boodle Boys, yang telah merambah panggung politik dan segmen strategis masyarakat Amerika lainnya.

Baca Lanjutannya…

Tags: , , ,

Dia seorang wanita yang fasih dan indah perkataannya. Dia selalu berhubungan dengan Allah SWT. Tidak kehilangan imannya kepada Allah di saat-saat yang paling sulit. Akan tetapi dia mengadukan kepada Allah dan Rasul-Nya. Kami ketengahkan kisah Khaulah bersama suaminya di hadapan para suami dan isteri ketika terjadi perselisihan, perdebatan, perbantahan dan pertengkaran.

Khaulah berkata :”Demi Allah, mengenai aku dan Aus bin Shamit, Allah Azza wa Jalla menurunkan awal surah Al Mujaadilah. Dia berkata : “Ketika itu aku sedang berada di dekatnya. Dia adalah orang tua yang buruk kelakuannya dan sudah jemu.” Khaulah berkata :”Pada suatu hari dia masuk kepadaku, lalu aku membantahnya karena sesuatu hal sehingga dia marah dan berkata :”Engkau terhadapku seperti punggung ibuku.” Kemudian dia keluar, lalu duduk di tempat pertemuan kaumnya sesaat, setelah itu dia masuk dan menginginkan diriku. Maka aku katakan : Sekali-kali jangan. Demi Allah yang menguasai nyawaku, jangan lolos kepadaku sementara engkau telah mengatakan apa yang engkau katakan, hingga Allah dan Rasul-Nya memberi keputusan tentang kita.”

Khaulah berkata : “Dia memaksaku, namun aku menolak. Aku berhasil mengalahkannya, sebagaimana halnya wanita yang berhasil mengalahkan laki-laki tua, maka aku berhasil menyingkirkannya dariku. Kemudian aku keluar menemui Rasulullah SAW, lalu duduk di hadapan beliau dan aku ceritakan kepada beliau perlakuan sang suami terhadap diriku. Aku adukan kepada beliau perlakuan buruk yang aku terima dari suamiku.” Khaulah berkata :”Rasulullah SAW hanya bersabda :”Wahai, Khuwailah, putera pamanmu seorang tua yang sudah lanjut usianya, maka takutlah engkau kepada Allah.”

Baca Lanjutannya…

Tags: , , , , ,

Posted by: Heri Setiawan | Maret 28, 2008

Dukung Penghapusan Video FITNA di Youtube

Video dengan judul FITNA memang menjadi FITNAH bagi umat Islam, dan sekarang video itu sudah online di Youtube. Cukup banyak yang mengomentari video itu, cuman dalam hitungan hari, sudah belasan ribu komentar disampaikan dan ribuan tanda favorit diberikan sebagai dukungan terhadap video ini.

fitna movie

Saya sudah melihat sebagian videonya dan memang sangat menghina Islam, mulai dari karikatur nabi Muhammad, penafsiran asal-asalan Qur’an, pengeboman dan penderitaan yang diakibatkan.Video yang direlease oleh LiveLeak itu sudah saatnya hengkang dari Youtube…

Bagi temen2 yang ada kesempatan online dan punya waktu untuk online, bisa melakukan “flag” terhadap video ini sebagai bahan pertimbangan pihak Youtube sehingga video ini dihapuskan dari Youtube.

Caranya…

Masuk ke Youtube dengan link ini:
Baca Lanjutannya…

Tags: , , , ,

“Hei… aku sudah ikut mentoring”
“Aku sudah liqo”
“Aku sudah tarbiyah”
“Aku adalah ikhwah”

Mengapa kau bangga menyebut dirimu sebagai seorang ikhwah?
Padahal kelakuanmu tak ubahnya fatamorgana…..
Boro-boro shalat tahajud
Shalat wajib pun kau malas mengerjakannya
Lalu bagaimana dengan shalat berjama’ah?
Ah, serasa mimpi saja

Apalagi untuk sekedar membaca surat cintaNya
Huh… enakan baca novel, cerpen, atau komik
Lebih asyik dan menghibur
Daripada membekali diri dengan buku-buku islami Baca Lanjutannya…

Tags: , , , ,

Posted by: Heri Setiawan | Maret 19, 2008

Pooling Desain Jacket

Dalam waktu dekat, kami dari bidang Media Informasi Jama’ah Shohwatul Islam - Unit Kerohanian Islam STMIK Amikom Yogyakarta akan mengelola pembuatan jaket untuk pengurus dan anggota. Untuk itu kami minta tolong kepada pembaca untuk memilih kira-kira desain mana yang bagus untuk keperluan kami itu.

Adapun desain yang sudah dibuat temen2 anggota adalah sebagai berikut:

Desain 1
dasain 1desain 1

Desain 2
desain 2desain 2

Desain 3 Baca Lanjutannya…

Tags: , ,

Posted by: alternativebusiness | Maret 12, 2008

Ayat Ayat Cinta . ..::CINTA::.. .

6 (Six) POWER of LOVE (Jusuur Al Mahhabbah-6 Jembatan cinta seorang Muslim Sejati)

Hak Muslim atas Muslim yang lain ada enam. Beliau di tanya:Apakah enam hal itu, Ya RasuluLLah? Beliau bersabda : Bila kamu bertemu dengannya ucapkanlah Salam kepadanya, jika dia mengundangmu maka penuhilah, bila meminta nasehat/ tausiah maka nasehatilah, bila bersin lalu membaca hamdaLLah maka doakan dia, bila dia sakit maka jenguklah dia dan jika meninggal antarkan jenazahnyaâ€E(HR Bukhari dan Muslim)

Cinta adalah ungkapan jiwa. Cinta adalah kekuatan. Cinta adalah bukti. Cinta adalah Baca Lanjutannya…

Posted by: alternativebusiness | Maret 10, 2008

Ketika Ku melihat Kematian…Betapa Berharga Masa ini…

Malam ini benar malam yang sangat sepi dan penuh keheningan di tempatku bekerja,… 1 Jam yang lalu Q terkagetkan dengan suara keras,.. “Brukkk” kradak- kradak-kradak…. kradak”… Astaghfirrulloh,… Subhanalloh,.. Semoga Alloh mengampuni Dosa orang itu, Naudzubillahi Mindzalik,…

Seseorang telah terkapar dengan luka yang sangat parah,.. Q keluar pertama,… dan Q menyadari kalau Aq sedang bertugas,.. Aq sedang menjaga Amanah,… Tapi Alhamdullilah 2 menit kemudian beberapa warga sekitar datang,… dan merka memanggil Ambulan,… Sungguh mengerikan,… Ada sebuah Pohon yang sangat besar di tepi jalan, di depan tempatku bertugas,… Seseorang dalam keadaan mabuk menabraknya,.. Belum datang Ambulan,… Dia telah menghembuskan nafasnya yang terahir,… Dalam keadaan Mabuk??? n ga tahu lagi habis melakukan apa dia,… Q hanya bisa berdoa semoga Alloh membukakan ampunan terhadapnya,.. Amiin…

Aq sangat menyesalkan,.. Baca Lanjutannya…

Posted by: retnoarum | Maret 5, 2008

Pesona Kecantikan Batin wanita muslimah(Inner Beauty)

Malu karena Allah adalah perona pipinya…..Penghias rambutnya adalah jilbab yang terulur sampai dadanya…..Zikir yang senantiasa membasahi bibir adalah lipstiknya……Kacamatanya adalah penglihatan yang terhindar dari maksiat……Air wudhu adalah bedaknya untuk cahaya di akherat….Kaki indahnya selalu menghadiri majelis ilmu……Tanganya selalu berbuat baik pada sesama….Pendengaran yang ma’ruf adalah anting muslimah…..Gelangnya adalah tawadhu…..Kalungnya adalah kesucian

Membaca sebait puisi yang tertulis di dalam buku Kotak kecantikan Ajaib yang ditulis oleh Ninih Muthmainnah atau yang biasa disebut teh ninih membuat saya berfikir bahwa mungkinkah bisa menjadi seperti apa yang beliau uraikan tersebut. Buku yang menjelaskan tentang lika-liku seorang muslimah, bagaimana pentingnya mengutamakan kecantikan batin dari pada hanya memperhatikan kecantikan fisik semata. Yahh..wanita dengan segala keindahanya..karena memang seperti itulah Allah menciptakan makhluk yang bernama wanita. Namun terkadang…kecantikan itu yang bisa membuat wanita menjadi penghuni neraka terbanyak dibandingkan laki-laki.Siapa sih yang tidak ingin disebut cantik? Semua wanita pasti menginginkannya. Berbagai macam cara dilakukan agar bisa terlihat cantik. Bahkan yang sebenernya tidak terlalu cantik, bisa mendadak jadi cantik kalau dia makeover tubuhnya disalon dan berdandan dengan pakaian yang modis. Halah…kayaknya butuh ekstra banyak doku deh kalau mau terus ngikutin hawa nafsu biar tetep di bilang cantik.

Baca Lanjutannya…

Tags: , , , , , , ,

Posted by: alternativebusiness | Maret 3, 2008

Tenang…

“Mengapa cepat sekali hatiku berubah”. Sejenak iman kuat membara di hati. Tetapi lama kelamaan pudar dan semakin meredup. Dulu bersemangat mengkaji dan mengamalkan islam, kini terus surut oleh kesibukan dunia yang seakan tanpa penghujung.

Semakin diri tenggelam kedasar lautan duniawi, nafas iman terasa semakin lemah dan akan mati lemas ahirnya. Kelemahan iman menyebabkan diri tersungkur di lembah dosa. Ibadah yang tidak berkualitas, perlahan menjadikan diri jauh dari Alloh, terseleweng dari jalannya, terbenam dalam permainan nafsu syahwat, hingga kesulitan tuk kembali. Hati mengeras, nurani pudar, kiwa gersang, aqidah goyah dan iman meranggas.

Sungguh tiada kemalangan yang lebih dahsyat bila Baca Lanjutannya…

Posted by: ukimedia | Februari 24, 2008

Membela Kehormatan Orang Lain

Seri: Sehari di Kediaman Rasulullah

Majlis yang paling mulia adalah majlis dzikir dan ilmu. Sekarang, bagaimana menurut antum bila seorang manusia terpilih dan pembimbing umat maju mengetengahkan pembicaraan dan pengarahan dan bimbingan-nya!

Rasulullah selalu mengoreksi orang yang keliru, meluruskan kesalahan orang yang jahil, memperingatkan orang yang lalai, sama sekali tidak di dapatkan dalam majlis beliau kecuali kebaikan-kebaikan. Hal itu adalah salah satu bukti kesucian majlis dan ketulusan hati beliau .

Beliau selalu menyimak dengan baik dan mendengarkan dengan saksama orang yang berbicara kepada-nya. Akan tetapi beliau tidak mau mendengarkan ghibah (gunjingan) dan tidak rela mendengarkan namimah (hasutan) dan buhtan (tuduhan palsu dan ucapan bohong). Beliau selalu membela kehormatan orang lain.

Dari ‘Itban bin Malik Radhiallahu’anhu ia berkata: “Pada sebuah kunjungan, beliau mengerjakan shalat rumah kami. Seusai shalat beliau bertanya: “Di mana gerangan Malik bin Ad-Dukhsyum?” Ada seseorang yang menyahut: “Dia adalah seorang munafik, dia tidak mencintai Allah dan Rasul-Nya!” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam segera menegur seraya berkata: “Jangan ucapkan demikian, bukankah kamu mengetahui dia telah mengucapkan kalimat syahadat Laa ilaaha illallaahu semata-mata mengharapkan pahala melihat wajah Allah?” Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala telah mengharamkan atas neraka setiap orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaahu semata-mata mengharapkan pahala melihat wajah Allah ! Sesungguhnya Allah telah mengharamkan atas Neraka setiap orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaahu semata-mata mengharapkan pahala melihat wajah Allah ! (Muttafaq ‘alaih)
Baca Lanjutannya…

Tags: , , ,

Posted by: ukimedia | Februari 22, 2008

Prioritas Ilmu Atas Amal

DI ANTARA pemberian prioritas yang dibenarkan oleh agama ialah prioritas ilmu atas amal. Ilmu itu harus didahulukan atasamal, karena ilmu merupakan petunjuk dan pemberi arah amal yang akan dilakukan. Dalam hadits Mu’adz disebutkan, “ilmu, itu pemimpin, dan amal adalah pengikutnya.”

Oleh sebab itu, Imam Bukhari meletakkan satu bab tentang ilmu dalam Jami’ Shahih-nya, dengan judul “Ilmu itu Mendahului Perkataan dan Perbuatan.” Para pemberi syarah atas buku ini menjelaskan bahwa ilmu yang dimaksudkan dalam judul itu harus menjadi syarat bagi ke-shahih-an perkataan dan perbuatan seseorang. Kedua hal itu tidak dianggap shahih kecuali dengan ilmu; sehingga ilmu itu didahulukan atas keduanya. Ilmulah yang membenarkan niat dan membetulkan perbuatan yang akan dilakukan. Mereka mengatakan: “Bukhari ingin mengingatkan orang kepada persoalan ini, sehingga mereka tidak salah mengerti dengan pernyataan ‘ilmu itu tidak bermanfaat kecuali disertai dengan amal yang pada gilirannya mereka meremehkan ilmu pengetahuan dan enggan mencarinya.”

Bukhari mengemukakan alasan bagi pernyataannya itu dengan mengemukakan sebagian ayat al-Qur’an dan hadits Nabi saw:

“Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas dosa orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan…” (Muhammad: 19)

Oleh karena itu, Rasulullah saw pertama-tama memerintahkan umatnya untuk menguasai ilmu tauhid, baru kemudian memohonkan ampunan yang berupa amal perbuatan. Walaupun perintah di dalam ayat itu ditujukan kepada Nabi saw, tetapi ayat ini juga mencakup umatnya.

Dalil yang lainnya ialah ayat berikut ini:

“… Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama…” (Fathir: 2 8)

Ilmu pengetahuanlah yang menyebabkan rasa takut kepada Allah, dan mendorong manusia kepada amal perbuatan.

Baca Lanjutannya…

Tags: , , , , , ,

Posted by: ukimedia | Februari 18, 2008

Menjaga Sunnah Pentahapan (Marhalah) Dalam Da’wah

DALAM melakukan pengambilan tindakan yang mudah juga sangat dianjurkan untuk menjaga sunnah pentahapan dalam melakukan da’wah, sebagaimana yang berlaku dalam sunnatullah pada makhluk-Nya dan pada perintah-Nya; dan juga yang berlaku di dalam penetapan hukum Islam yang berkaitan dengan shalat, puasa, dan ibadah-ibadah yang lainnya, serta pengharaman hal-hal yang diharamkan.Contoh paling jelas yang kita ketahui bersama ialah pengharaman khamar, yang penetapan hukumnya dilakukan secara bertahap.

Ada kemungkinan bahwa karena ada pentahapan yang berlaku di dalam penetapan hukum tersebut, maka Islam tetap melanjutkan “sistem perbudakan” yang tidak dihapuskan sama sekali, sebab bila sistem yang berlaku di seluruh dunia pada masa kemunculan Islam dihilangkan sama sekali, maka akan mengguncangkan kehidupan sosial dan ekonomi. Dan oleh karena itu, Islam mempersempit ruang gerak sistem ini, dan menyingkirkan segala hal yang dapat menimbulkannya sejauh mungkin. tindakan seperti ini dapat dikatakan sebagai penghapusan sistem perbudakan secara bertahap.

Sunnah Ilahi berupa pentahapan ini harus kita ikuti dalam mendidik manusia ketika kita hendak menerapkan sistem Islam dalam kehidupan manusia pada zaman ini, setelah berakhirnya periode perang pendidikan, syariat, dan sosial dalam kehidupan Islam. Baca Lanjutannya…

Tags: , , , , , ,

DI ANTARA prioritas yang sangat dianjurkan di sini, khususnya dalam bidang pemberian fatwa dan da’wah ialah prioritas terhadap persoalan yang ringan dan mudah atas persoalan yang berat dan sulit.

Berbagai nash yang ada di dalam al-Qur’an dan Sunnah Nabi saw menunjukkan bahwa yang mudah dan ringan itu lebih dicintai oleh Allah dan rasul-Nya.

Allah SWT berfirman:

“… Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidakmenghendaki kesukaran bagimu…” (al-Baqarah: 185)

“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, danmanusia dijadikan bersifat lemah.” (an-Nisa’: 2 8)

… Allah tidak hendak menyulitkan kamu…”(al-Maidah: 6)

Rasulullah saw yang mulia bersabda,

“Sebaik-baik agamamu ialah yang paling mudah darinya.”1

“Agama yang paling dicintai oleh Allah ialah yang benar dan toleran.”2

‘Aisyah berkata,

“Rasulullah saw tidak diberi pilihan terkadap dua perkara kecuali dia mengambil yang paling mudah di antara keduanya selama hal itu tidak berdosa. Jika hal itu termasuk dosa maka ia adalah orang yang paling awal menjauhinya.”3

Nabi saw bersabda,

“Sesungguhnya Allah menyukai bila keringanan yang diberikan oleh-Nya dilaksanakan, sebagaimana Dia membenci kemaksiatan kepada-Nya.”4

Keringanan (rukhshah) itu mesti dilakukan, dan kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT harus dipilih, apabila ada kondisi yang memungkinkannya untuk melakukan itu; misalnya karena tubuh yang sangat lemah, sakit, tua, atau ketika menghadapi kesulitan, dan lain-lain alasan yang dapat diterima. Baca Lanjutannya…

Tags: , , , ,

Posted by: Heri Setiawan | Februari 13, 2008

Kisah Indah Sang Khalifah

Siang di bumi Madinah, suatu hari. Matahari tengah benderang.

Teriknya sungguh garang menyapa hampir setiap jengkal kota dan pepasir lembah. Jalanan senyap, orang-orang lebih memilih istirahat di dalam rumah daripada bepergian dan melakukan perniagaan. Namun tidak baginya, lelaki tegap, berwajah teduh dan mengenakan jubah yang sederhana itu berjalan menyusuri lorong-lorong kota sendirian. Ia tidak peduli dengan panas yang menyengat. Ia tak terganggu dengan debu-debu yang naik ke udara. Ia terus saja bersemangat mengayun langkah. Sesekali ekor matanya berkerling ke sana ke mari seperti tengah mengawasi. Hatinya lega, ketika daerah yang dilewatinya sentosa seperti kemarin.

Hingga ketika ia melewati salah satu halaman rumah seorang penduduk, tiba-tiba ia berhenti. Langkahnya surut. Pandangannya tertuju pada anak kecil di sana. Ditajamkan pendengarannya, samar-samar ia seperti mendengar suara lirih cericit burung. Perlahan ia mendatanginya dan dengan lembut ia menyapa bocah laki-laki yang tengah asyik bermain. Baca Lanjutannya…

Tags: , , , , , , ,

Posted by: Heri Setiawan | Februari 11, 2008

Valentine Day Dalam Sorotan…

Valentine Day menjadi sorotan di dunia Islam, apalagi mendekati hari perayaan itu yaitu tanggal 14 Februari. Secara umum, tidak ada Ulama (Syaikh maupun Ustadz) yang tidak mengharamkan Valentine Day ini, seluruhnya mengharamkan… Dari sudut pandang syariat, jelas tidak ada dalam syariat Islam yang mengajarkannya, justru itu adalah “ajaran” maupun budaya dari golongan/agama lain. Dari sudut pandang akhlak, banyak sekali kemaksiatan dan pemborosan pada hari valentine bahkan mungkin banyak Wanita yang mengorbankan sesuatu yang paling berharga darinya untuk hari valentine. Tidak salah jika semua ulama mengharamkan Valentine Day.

Lalu bagaimana dengan valentine day di dunia Islam, mari kita simak beberapa berita yang berhubungan dengan valentine day berikut ini (diambil dari eramuslim.com):

Hari Valentine di Mata Masyarakat Pakistan

Pakistan - Mayoritas masyarakat Pakistan menilai perayaan Hari Valentine tidak Islami, karena bagi mereka menunjukkan kasih sayang selayaknya ditunjukkan sepanjang masa bukan dikhususkan hanya pada satu hari tertentu saja.

“Agama kami (Islam) mengajarkan kami untuk bersikap baik dan saling mencintai antar seluruh anggota keluarga seumur hidup kami. Bagi saya aneh, melihat sejumlah orang menantikan kedatangan suatu hari di mana mereka bisa menunjukkan kasih sayang pada isteri atau saudara-saudaranya yang lain, ” kata Tanya Hussein, seorang guru.

Zohaib seorang eksekutif di perusahaan multi nasional di Karachi bahkan menilai hari Valentine sebagai perayaan yang “terkesan bodoh.”

“Saya pikir, bagi pasangan menikah, romatisme bahkan bisa dilakukan hanya dengan duduk bersama pada malam hari sambil menikmati kopi. Sengaja membuat rencana untuk satu hari seperti itu, terkesan bodoh sekali, ” ujar Zohaib.

Sebagian besar masyarakat Pakistan tidak begitu peduli dengan hari Valentine. “Saya tidak tahu hari apa itu?” kata Jummah Shah seorang buruh di pelabuhan Karachi. Baca Lanjutannya…

Tags: , , ,

Posted by: ukimedia | Februari 9, 2008

Meniti Teladan Da’wah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalaam

Orang tua kita, ayah, ibu, paman, bibi, mungkin mertua merupakan obyek dakwah yang strategi. Kelompok inilah yang akan memberikan dukungan utuh bila aktivis muslim terhimpit cobaan dan ujian dakwah. Ini terjadi jika ortu sudah terkondisikan untuk dapat menerima dakwah. Sebaliknya, jika kelompok ini diabaikan maka boleh jadi akan menjadi bumerang bagi kita. Di sinilah perlunya kehati-hatian. Pendekatan yang salah dapat menimbulkan ekses yang tak sehat antara kita dengan orang tua. Bahkan tak jarang hubungan jadi terputus hanya karena kesalahan awal pada pendekatan.

Dua karakteristik mad’u

Secara global ada 2 macam tipe karakteristik mad’u..

  • Pertama, ada orang yang sudah tertutup hatinya. Tipe ini benar-benar sulit untuk didakwahi sekalipun sudah disampaikan dengan berbagai caradan pendekatan terbaik. Namum menarik kesimpulan seperti ini tidak dibolehkan kecuali jika jika dakwah telah diperjuangkan, sebagaimana yang telah dilakukan Nabi Nuh As[QS. Nuh:5-20]. Bukan hanya sekali atau dua kali mencoba lalu gagal dan memvonis mad’u tidak layak didakwahi.
  • Kedua, tipe yang terbuka hatinya. Kerja dakwah ibarat sales yang menjajakan barang dagangan. Ia harus disajikan dengan cara yang baik dan menarik, benar. Lewat kisah nabi Ibrahim as, Qur’an menyajikan uslub[cara] yang baik dan menarik.

8 Rambu dakwah Nabi Ibrahim As[ Maryam 41-50]

  1. Berlaku lemah lembut dan hindarkan kesan menggurui. Secara manusiawi, orang yang lebih tua tidak mau digurui oleh yang lebih muda. Bahkan cara ini harus dilakukan dimulai sampai pada tingkat pemanggilan yang sudah harus terkesan lembut. Allah swt berfirman : “Ingatlah ketika ia [Nabi Ibrahim] berkata kepada bapaknya : ‘wahai bapakku’” [Maryam 42]. Pada kata ya abati dalam bahasa arab digunakan lilmulathafah yaitu panggilan yang mengesankan rasa sayang dan manja. Insya Allah, jika hati orang tua masih terbuka, panggilan yang tampaknya sederhana ini akan tergugah jiwanya. Baca Lanjutannya…

Tags: , , , , , ,

Older Posts »

Categories